Cloud Storage, Bagaimana Keamanannya?

Cloud_Storage_Security_Risks

Popularitas cloud storage telah meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir, terutama dengan semakin berkembangnya teknologi internet dan perkembangan perangkat mobile yang memungkinkan akses data dari mana saja. Namun begitu ternyata ada juga berbagai ancaman yang mengancam ketika menggunakan teknologi ini. Apa saja ancaman tersebut, dan bagaimana solusinya?

Pengertian Cloud Storage

Cloud storage adalah layanan penyimpanan data di internet yang menawarkan penyimpanan data yang dapat diakses dari mana saja dengan koneksi internet. Data yang disimpan di cloud storage dapat diakses oleh pengguna melalui aplikasi atau website yang disediakan oleh pihak penyedia layanan. Beberapa contoh layanan cloud storage populer diantaranya adalah Google Drive, Dropbox, dan iCloud.

Cloud storage juga menawarkan solusi yang fleksibel dan skalabel, sehingga dapat menyesuaikan dengan kebutuhan penyimpanan data yang berubah-ubah. Selain itu, layanan cloud storage juga memberikan keamanan yang lebih baik dan dapat diandalkan dibandingkan dengan menyimpan data di perangkat keras lokal.

Berbagai Ancaman Kejahatan Siber Mengintai

Ancaman keamanan data cloud storage dapat dibagi menjadi dua kategori utama, yaitu ancaman dari luar (external threat) dan ancaman dari dalam (internal threat).

Ancaman dari luar (external threat) meliputi:

  • Hacking: Penyerangan yang dilakukan oleh peretas untuk mencuri atau merusak data yang disimpan di cloud storage.
  • Phishing: Penipuan yang dilakukan dengan mengirimkan email atau pesan yang mengelabui pengguna untuk memberikan informasi pribadi atau akses ke akun cloud storage.
  • Data leakage: Kehilangan data yang disebabkan oleh kegagalan dari sistem keamanan atau kesalahan dari pengguna.

Ancaman dari dalam (internal threat) meliputi:

  • Pelanggaran privasi: Pengguna yang tidak sah mengakses data yang disimpan di cloud storage dan menyebarluaskannya.
  • Penyalahgunaan akses: Pengguna yang sah mengakses data yang tidak relevan dengan tugasnya.
  • Penyalahgunaan hak akses: Pengguna yang sah mengubah atau menghapus data yang tidak diizinkan.

Ancaman keamanan data cloud storage juga dapat mencakup risiko yang berhubungan dengan ketersediaan data, seperti kegagalan sistem yang menyebabkan data tidak dapat diakses atau masalah kinerja yang menyebabkan data tidak dapat diakses dengan cepat.

Semua ancaman keamanan data cloud storage dapat memiliki dampak yang serius bagi privasi dan integritas data, serta reputasi dan biaya bagi perusahaan atau organisasi yang menggunakan layanan cloud storage. Oleh karena itu, perlu adanya tindakan pencegahan dan deteksi dini agar dapat mengurangi risiko ancaman keamanan data cloud storage.

Lakukan Kemanan Fisik dan Keamanan Logis

Solusi keamanan data storage dapat dibagi menjadi dua kategori utama, yaitu solusi keamanan fisik dan solusi keamanan logis.

Solusi keamanan fisik meliputi:

  • Enkripsi data: Proses mengubah data yang dapat dibaca menjadi data yang tidak dapat dibaca tanpa kunci enkripsi. Ini akan melindungi data dari ancaman yang berhubungan dengan kehilangan atau pencurian perangkat keras yang menyimpan data.
  • Autentikasi multi-faktor: Proses mengkonfirmasi identitas pengguna dengan menggunakan lebih dari satu metode, seperti kata sandi dan token pengaman. Ini akan melindungi data dari ancaman yang berhubungan dengan akses yang tidak sah.

Solusi keamanan logis meliputi:

  • Akses kontrol: Proses mengatur hak akses pengguna untuk mengakses data yang disimpan di cloud storage. Ini akan melindungi data dari ancaman yang berhubungan dengan penyalahgunaan hak akses.
  • Monitoring aktivitas: Proses melacak aktivitas yang terjadi di cloud storage untuk mengidentifikasi ancaman keamanan. Ini akan memungkinkan untuk mengambil tindakan cepat jika terjadi ancaman keamanan.
  • Backup data: Proses membuat cadangan data secara berkala untuk digunakan jika terjadi kegagalan sistem atau ancaman keamanan lainnya.

Selain itu, perusahaan atau organisasi yang menggunakan layanan cloud storage juga harus memastikan untuk mengevaluasi dan mengupdate kebijakan keamanan serta prosedur operasional secara berkala untuk memastikan keamanan data yang optimal. Hal ini juga harus melibatkan pengembangan kapasitas keamanan bagi para pengguna untuk meningkatkan kesadaran akan risiko keamanan dan tindakan yang dapat diambil untuk mengurangi risiko ancaman keamanan data storage.